Ketua PWI Sumut Kutuk Tindakan Kekerasan dan Ungkap Pembacok Wartawan

Ketua PWI Sumut Kutuk Tindakan Kekerasan dan Ungkap Pembacok Wartawan
Ketua PWI Sumut Kutuk Tindakan Kekerasan dan Ungkap Pembacok Wartawan • red

Selecta News,Tapteng- Kepolisian Tapanuli Tengah (Tapteng) dapat mengungkap, kasus pembacokan salah seorang Wartawan Online (Metrodua.com), Charles Pardede, yang bertugas di Tapteng.

Korban dibacok orang tidak dikenal di Jalan Padang Sidempuan, Kel. Sibuluan Baru Tapanuli Tengah, Rabu (18/5/2022) sekira pukul 21.00 Wib, saat hendak pulang ke rumah dengan mengenderai sepeda motor.

Namun ditengah perjalanan persisnya simpang muara hendak menyelip mobil yang berhenti di depannya, saat itu dari arah belakang sepeda motor matic dengan dua orang tak dikenal berboncengan langsung membacok dengan senjata tajam ke wajahnya mengenai bagian bagian pipi sebelah kiri dan seketika itu darah pun muncrat keluar.

Saat diketahui dirinya korban pembacokan dengan dihiasi wajah penuh darah, seketika itu juga Charles Pardede memacu sepeda motornya menuju kantor Polsek Pandan, setibanya ia disana lalu dibawa ke RSUD Pandan untuk segera dapat pertolongan medis dan kini imenjalani 7 jahitan di pipi bagian kirinya. Usai mendapat perawatan medis, Charles kembali ke Polsek untuk segera membuat laporan Polisi, Nomor : STTLP/35/V/2022/Sek Pandan/Res Tapteng/ Poldasu, tanggal 18 Mei 2022.

Sebelum kejadian pembacokan Charles,

menceritakan dirinya habis ngobrol-ngobrol
dengan salah seorang temannya di kantor DPD Golkar Tapteng, karena waktu sudah berkisar 20.30 Wib ia lalu berpamitan dan bergegas untuk pulang ke rumahnya. Akhirnya, separuh diperjalanan saat itu terjadi bacokan terhadap dirinya.

Selanjutnya Charles menduga pembacokan ada kemungkinan berkaitan dengan status Facebook yang ia unggah di akun pribadinya tentang akhir jabatan Bupati Tapteng, 23 Mei 2022, mendatang.

"Saya menduga pemberitaan yang di ekspose di Online Metrodua.com dan status akun pribadiku yang menjadi penyebab pembacokan itu," ujarnya.

Mengakhiri laporan pengaduan ke Polisi, Charles Pardede berharap polisi dapat mengungkap secara terang menderang siapa sebenar pelaku pembacok tersebut, kendati demikian, saya dan rekan-rekan sesama profesi minta hal ini jangan sampai terulang kembali terhadap Wartawan/awak media. Karena jurnalis selalu aktif memberitakan penyelewengan yang menyalahi tugas jabatan, ucap Charles. Kamis,(26/5/2022).

Kecam Keras Tindakan Terhadap Wartawan.


Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sum. Utara, Farianda Putra Sinik. SE, mengecam keras tindakan aksi kekerasan terhadap Wartawan. "Tindakan kekerasan terhadap Wartawan tidak dapat ditolerir.

Kekerasan dan Ungkap Pembacok Wartawan

"Farianda mendesak Polres Tapteng segera menangkap pelaku, terlebih aksi pembacokan terindikasi akibat dari pemberitaan yang ditulis korban,"kata Farianda.

Sambungnya, bahwa tugas wartawan dilindungi Undang- Undang Nomor. 40 Tahun 1999, yang telah diatur dan disyah Pemerintah melalui DPR RI di Jakarta.

Aksi kekerasan terhadap Wartawan
sangat mencederai Kemerdekaan Pers, sekali pun korban anggota PWI, namun apa yang terjadi terhadap Charles Pardede berarti sudah cederai kebebasan Pers.

Oleh karena itu, Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, SE, mendesak Polres Tapteng dan jajaran segera ungkap Aktor Intelektual dibalik kasus pembacokan tersebut.

Dengan begitu, Farianda ingatkan kepada Wartawan untuk tetap menjalankan tugas- tugas jurnalistik sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). (shafwan/zie)

Barrier Gate