Korban Bela Diri Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka. Pelaku Diduga Begal Tewas Diujung Pisau Tersangka Dedy

Korban Bela Diri Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka. Pelaku Diduga Begal Tewas Diujung Pisau Tersangka Dedy
Korban Bela Diri Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka. Pelaku Diduga Begal Tewas Diujung Pisau Tersangka Dedy • red

Selecta News, Medan- Sat Reskrim Polrestabes Medan, telah menetapkan Dedy (29), warga jalan Simpang Umar, Dusun VI, Desa Sei Glugur, Kec. Pancurbatu, sebagai tersangka karena membunuh pria terduga begal yang merampas barang miliknya.

Dedi ditetapkan sebagai tersangka, kejadian disebabkan menghilangkan nyawa
orang lain. Selain itu, kepolisian juga memiliki alat bukti yang cukup, seperti pisau yang digunakan, handphone diduga pelaku begal yang diambil oleh, tersangka saat RZ tewas dari pengakuannya.

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan, pada saat menikam terduga begal RZ (20), tidak dalam keadaan terdesak. Setelah usai keempat begal yang berhasil merampas handphone miliknya langsung mencoba tancap gas ketika itu menggunakan sepeda motor.

Namun, tragedi begal itu Dedy yang saat jadi tersangka sempat melakukan perlawanan tarik menarik dengan RZ yang diduga begal yang sudah berada diatas sepeda motor berboncengan dengan temannya, lalu menikam bagian pinggang RZ.

"Tersangka Dedy, karena penasaran menghujamkan pisau bagian dada RZ sebanyak tiga kali hingga menyebabkan terduga begal itu menghembuskan napas yang terakhir (tewas), bercucuran darah cukup banyak.

Sementara itu, ketiga rekan RZ, yang terlibat

membegal tersangka kabur untuk menghilangkan jejak dalam peristiwa tersebut," katanya, didampingi Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata, Sabtu
(1/1/2022), semalam.

Tatan katakan, saat kejadian tersangka Dedy telah persiapkan barang bukti berupa senjata tajam yang diselipkan dipinggang dengan alasan untuk menjaga diri, karena khawatir melintas di Jalan Sei Beras Sekata, rawan aksi kejahatan.

"Jadi yang diduga pelaku begal itu melarikan diri, kerena dia dibonceng duduk bagian belakang dan langsung ditarik tersangka Dedy, lalu ditusuk pinggang sebelah kanan akhirnya terjatuh. Kemudian korban sempat berdiri lalu ditikam berulangkali kearah bagian dada," jelas tersangka Dedy yang miliki keahlian bela diri silat sehingga berani melakukan perlawanan.

Walau demikian polisi masih memburu
tiga terduga begal lainnya yang masih melarikan diri, dan polisi kini sudah mengantongi identitas
para pelaku begal yang merampas handphone milik tersangka Dedy.

Polisi dalam hal ini tidak menahan tersangka, karena bersikap koorperatif dengan menyerahkan diri, selain itu keluarga menjamin tersangka tidak akan melarikan diri," jelasnya sembari menambahkan tersangka Dedy dikenakan pasal 351 ayat 3 yo UU Darurat Nomor : 12 Tahun 1951.

Sebelumnya, diberitakan pada Selasa, 22 Desember 2021, warga Jalan Sei Berasekata, Kec. Sunggal, Kabupaten Deliserdang sempat dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi luka akibat senjata tajam.

Dengan penemuan mayat tersebut, Polsek Medan Sunggal langsung terjun ke lokasi lakukan penyelidikan dan olah TKP, lalu terungkap identitas bernama Reza, warga Jalan Flamboyan Raya yang diduga satu dari empat pelaku begal terhadap Dedy.

Pengakuan Dedy lakukan penusukan ke tubuh Reza, karena untuk membela diri dari ancaman keempat diduga pelaku begal, begitu berkilah ucapan Dedy. (shaf/zie-red).

Barrier Gate