Jaringan Internasional Narkoba Malaysia - Indonesia, Digagal Polda Sumut dan Polrestabes Medan

Jaringan Internasional Narkoba Malaysia - Indonesia, Digagal Polda Sumut dan Polrestabes Medan
Jaringan Internasional Narkoba Malaysia - Indonesia, Digagal Polda Sumut dan Polrestabes Medan • red

Selecta News Sumut- Jaringan narkotika Internasional Malaysia Indonesia berhasil Polda Sumut bersama Polrestsbes Medan mengungkap serta mengamanksn 4 tersangka bersama Barang bukti (barbut) 13 Kilogram narkotika jenis sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi, 4 unit Hp dan 1 unit sepeda motor Honda Beat Nopol BK 3392 OAK dari berbagai lokasi di kota Madan.

Keempat tersangka yakni, SAS (32), berperan sebagai pengendali, PS (27) sebagai penyimpan barbut (gudang), S (46) dan KA (42) berperan sebagai kurir.

Awal penangkapan petugas amankan SAS dari Jalan Adam Malik Medan, berikut barbut
9 gram sabu, Kamis (23/11),kemarin lalu.

"Dari enangkapan tersangka SAS diketahui akan ada pengiriman sabu sebanyak 1O Kilogram dan 10 ribu butir ekstasi dari Malaysia melalui jalur laut menuju Tanjung Balai.

Dari sana petugas kita lakukan penyelidikan,"
ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Narkoba Kompol Raffles Marpaung dalam Pers rillis, Senin
(27/12/2021) lalu.

Riko menambabkan, para tersangka diketahui menyimpan narkoba itu, disalah satu hotel di Kisaran Kabupaten Asahan.

"Dari pengembangan kasus Polri melakukan pengejaran yang lain ke Kisaran, kemudian mengamankan tersangka PS di hotel tersebut bersama barang bukti 10.Kg sabu dan 10 butir pil ekstasi.Kemudian tak berapa lama muncul tersangka KA dan S di hotel itu, lalu petugas kita amankan," terang Riko.

Sambungnya, dari pemeriksaan para tersangka mengaku benar menjalankan bisnis hatam ini sudah 1 tahun berjalan dan.menurut mereka mengedarkan narkoba sudah 4 kali, katanya dalam setiap 1 Kg sabu para tersangka
memperoleh untung Rp 20.juta lain ekstasi
seharga Rp.50 ribu per butir.

"Barang haram yang dipersiapkan itu.untuk
menyambut perayaan Tahun Baru 2022 walau para tersangks berniat seperti itu, tapi sekali lagi saya tegaskan Polrestabes Medan, akan tetap menindak tegas segala bentuk peredaran narkoba di Kota Medan. Para tersangka kini terjerat Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) jo 132, UU RI No.35 Tahun 2009, tentang narkotika,"pungkasnya.(shaf-zie)

Barrier Gate

Berita Terkait