Kapoldasu Sebut Tugas Pokok Polri Hampir Hilang Akibat Covid

Kapoldasu Sebut Tugas Pokok Polri Hampir Hilang Akibat Covid
Kapoldasu Sebut Tugas Pokok Polri Hampir Hilang Akibat Covid • sn/red

Medan, Selecta News-Keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi, Samapi mengesampingkan tugas pokok Polri sesuai UU No 20 tentang Harkamtibmas.

Hal itu dikatakan Kapoldasu Irjen Pol.RZ Panca Putra Simajuntak dihadapan para pimpinan media, Sabtu (18/9) di Mapoldasu.

“Dalam situasi Pandemi Covid_19, tugas pokok Polri sesuai UU No 20 tentang Harkamtibmas, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat hampir hilang. Tapi, diatas segala tugas pokok Polri itu keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

Didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol.Dr.Dadang Hartanto dan juga dihadapan para PJU, jenderal bintang dua itu mengatakan, saat ini 80 persen tugas Polri mengatasi Covid_19 dan pak Kapolri menginstruksikan itu agar mengutamakan penanganan Covid-19.

“Pelaksanaan vaksinasi adalah salah satu penyelamatan masyarakat dari wabah virus corona selain menjalankan 5 M (Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas),” tegasnya lagi.

Dia menyebutkan, untuk mengatasi penyebaran covid-19, Polri bergerak dari berbagai lini sehingga tugas pokok Polri hampir terabaikan.

Danau Toba destinasi

Selain mengawal vaksinasi, Kapolda mengatakan, Danau Toba yang ditetapkan menjadi Destinasi Super prioritas harus terus dijaga dan dikembangkan.

Karena keamanan merupakan unsur paling penting mengembangkan pariwisata, maka Poldasu akan terlibat aktif memberikan pengamanan dan edukasi.

“Presiden dan pemerintah sudah menetapkan bahwa Danau Toba menjadi destinasi super prioritas, bukan kaleng -kaleng, bukan asal-asalan, Kalau kita lihat dari atas, sangat luar biasa amazing, karena itu perlu pengamanan,” katanya.

Dia mengakui perhatian Polri untuk kenyamanan para turis dan pengunjung ke Danau Toba sangat penting karena bagaimanapun keamanan sangat menunjang perkembangan pariwisata.

“Polri telah membentuk polisi pariwisata lengkap dengan pasukan berkuda dukungan dari Mabes Polri ke Pulau Samosir. Kemudian, memindahkan kapal dari Belawan ke Danau Toba. Hal ini adalah salah satu upaya untuk menunjang destinasi Danau Toba,” bebernya.

“Saya selalu turun ke kawasan Danau Toba. Kemudian, saya sudah perintahkan Dirreskrimsus Kombes John Nababan agar menindak tegas pelaku perusakan lingkungan. Jangan ada lagi perusakan hutan dan lingkungan, demikian juga jaring apung/kerambah, agar ditertibkan. Kalau sudah rusak alamnya, apa yang mau kita jual. Maka dari itu, perawatan sangat penting,” katanya.

Jika Danau Toba berkembang, percaya bahwa masyarakatnya akan makmur.

“Destinasi itu bukan hanya danaunya, tetapi budayanya, binatangnya dan lain sebagainya. Disini semua klop, bukan seperti didaerah lain yang boleh dikatakan hanya dari satu sisi,’ pungkasnya.(sn/mpol-red)

Barrier Gate

Berita Terkait