Jaringan Peredaran Narkoba Jenis Ganja Berhasil Digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut

Jaringan Peredaran Narkoba Jenis Ganja Berhasil Digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut
Jaringan Peredaran Narkoba Jenis Ganja Berhasil Digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut • sn/red

Selecta News, Sumut- Gagalkan peredaran narkoba jenis ganja kering seberat 30 Kg di dekat pintu gerbang Tol Belmera arah Belawan tepatnya dibawah Fly Over, Kel.Sei Mati, Kec. Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, akhirnya berhasil digagalkan dan diiduk pelakunya Jumat, 10 Sept 2021, oleh Tim Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut lalu digelandang ke Makopolda Sumut, Jalan KS Tubun Medan.

Seorang Tersangka bernama Gosari Pulungan (48), sopir dan Warga lingkungan I, Blok F, Desa Nelayan Indah, Kec Medan Labuhan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, S.IK, SH menjelaskan, keberhasilan Unit 4 Subdit I Dit Reserse Narkoba Polda Sumut
amankan tersangka dan barang bukti Narkoba berawal dari informasi masyarakat terkait adanya peredaran narkoba jenis ganja kering dekat pintu gerbang Tol Belmera arah Belawan dibawah Fly Over, Kel Sei Mati, Kec Medan Labuhan.

Personel mendapat informasi langsung bergerak cepat menuju sasaran lakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka
Gosari.

Pulungan juga barang bukti 30 bal yang dibalut dengan lakban warna kuning berisi ganja disimpan dalam karung goni.

Berhasil Digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut

"Tersangka Gosari, dalam keterangan mengaku ganja seberat 30 Kilogram itu diperoleh dari warga Blangkejeren, Aceh berinisial A (Lidik)," ucapnya, Sabtu, (11/9), lalu.

Kombes Hadi, ungkapkan, dalam praktek bisnis terlarang yang dilakoni tersangka Gosari mendapatkan keuntungan sebesar Rp 21 juta dan apabila mengedarkannya.

"Namun, apa jadi kini tersangka bersama barang wasiat ganja seberat 30 Kilogram sudah menjadi sitaan negara dan ditahan Dit Reserse Narkoba Polda Sumut, untuk menjalani pemeriksaan dan upaya kita mengembangkan kemungkinan ada jaringan lainnya.

Atas perbuatan tersangka akan terancam hukuman 20 tahun atau seumur hidup," pungkasnya.(shafwan/red)

Barrier Gate

Berita Terkait