Tanggapan Pejabat Lapas Klas I Blok C 2 Tangerang, Penyebab Api dari Arus Pendek

Tanggapan Pejabat Lapas Klas I Blok C 2 Tangerang, Penyebab Api dari Arus Pendek
Tanggapan Pejabat Lapas Klas I Blok C 2 Tangerang, Penyebab Api dari Arus Pendek • sn/red

Selecta News, Tangerang- Insiden Lembaga Pemasyarakatan/ (Lapas) Kelas I blok C Tangerang. Dengan kejadian musibah itu dengan mengambil korban 41 orang tewas, termasuk dua orang WNA di dalam blok C2 dan diketahui kelebihan kapasitas Penyebab kebakaran dari klosleting akibat arus pendek tersebut. Saat ini kepolisian masih melakukan olah TKP (tempat kejsdian perkara).

Laporan informasi diketahui kejadian kebakaran hebat pada Rabu, 8 Sept 2021, malam sekitar pukul, 01.55 Wib.

Kepala Bagian Humas dan Protokol
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika
Aprianti benarkan ada korban.tewas dalam peristiwa tersebut. Namun, sampai detik. Ini belum dikatahui pasti berapa yang sebenarnya!.jumlah korban tewas yang mana kami dalam situasi proses penanganan korban kebakaran, justru kondisi tersebut yang paling utama, kami menjaga kondisi lapas Klas I Tangerang tetap kondusif,".kata Rika Aprianti.

Kemudian dia menyebutkan kejadian kebakaran cepat sekali besar sehingga kita semua. berusaha untuk memadam api, namun
tidak seberapa, karena api semakin merambas ke tempat yang lain.

Lapas Klas I Tengerang ditanggapi
Menteril Hukum dan HAM, Yasonna Laoly

Tangerang, Penyebab Api dari Arus Pendek

mengungkapkan, bahwa sejak selama 42 tahun tidak pernah memperbaiki instalasi listriknya.

Seperti penjelasan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M.Fadil Imran bahwa dugaan sementara.penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik, tapi ini masih harus diselidiki lebih lanjut.

"Sebab lapas klas Tangerang ini dibangun tahun 1972 berarti sudah 42 tahun, sebut Yosonna, sejak itu kita tidak pernah perbaiki instalasi listriknya. Ini ada penambahan daya tapi instalasi listrik masih tetap,"kata Yasonna dalam jumpa pers di Tangerang, Rabu, 8 Sept 2021.

Dugaan sementara, jelas Yosanna, lanjutnya apa yang disampaikan bu Metro Jaya tadi, dijawab masalah arus pendek. Namun demikian, Puslabfor Polri dan Polda Metro Jaya, sedang meneliti sebab musabab dari kebakaran terakhir.

Yosanna Laoly juga mengakui bahwa Lapas Tangerang sudah kelebihan kapasitas 400 % saat ini dihuni 2.072 orang.

Menteri Hukum dan HAM mengungkapkan
bahwa kebakaran terjadi pukul 01 55 Wib,di blok C2 di blok terdiri dari beberapa kamar yang dikunci.

Diketahui ada api dari petugas yang melihat dan langsung menghubungi pihak pemadam.kebakaran Selang 13 menit kemudian damkar tiba di tempat langsung menyemprot api yang hebat besar itu..Dan tak sampai 1,5 jam api.bisa dipadamkan.

Terkait banyaknya korban jiwa, yosanna
menegaskan bahwa api sudah menyebar kemana-mana dengan cepat dan kamar- kamar terkunci.

"Oleh karena itu, dengan api cepat membesar dan beberapa kamar tidak sempat dibuka.karena api begitu cepat. Karena dikunci ? Itu sesuai protap lapas bahwa kamar harus di kunci," ujarnya.

Menurutnya, 40 orang yang meninggal

di tempat, 1 dalam perjalanan ke rumah sakit, dan 75 orang selamat langsung dievakuasi. Beberapa kamar sudah tidak memungkinkan lagi untuk dibuka karena petugas tidak mampu
menerjang api, tutupnya.(leo.s/shaf)

Barrier Gate