Anggota Polisi di Solo Dikeroyok Membabi Buta oleh 10 Orang, Begini Kejadiannya, Sangat Mencekam!

Anggota Polisi di Solo Dikeroyok Membabi Buta oleh 10 Orang, Begini Kejadiannya, Sangat Mencekam!
Anggota Polisi di Solo Dikeroyok Membabi Buta oleh 10 Orang, Begini Kejadiannya, Sangat Mencekam! • sn/red

Selecta News-Seorang warga sipil dan anggota polisi menjadi korban pengeroyokan.

Pengeroyokan itu terjadi di depan SMA Al Islam Solo, Jalan Honggowongso, Solo, Jawa Tengah, Selasa (13/7/2021).

Korbannya yakni M, warga Makamhaji, Sukoharjo dan seorang anggota Polsek Serengan berinisial B.

Saat itu, B berusaha menolong M yang dikeroyok para pelaku.

Kedua korban tersebut dikeroyok oleh sepuluh orang.

Tujuh di antaranya yakni AP, KP, ES, KW, LP, AS, dan DS.

Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Diberitakan Kompas.com, Wakapolresta Solo, AKBP Gatot Yulianto mengatakan, pengeroyokan terhadap B berawal dari kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Dr Radjiman, Selasa (13/7/2021).

Kecelakaan itu melibatkan mobil Nissan Grand Livina dan sepeda motor.

M kemudian memotret kejadian kecelakaan tersebut.

Namun, para pelaku diduga tak terima.

Mereka lalu mengingatkan M untuk menghapus foto-foto tersebut.

Akan tetapi, M tidak menggubris permintaan itu dan memilih pergi meninggalkan lokasi.

Para pelaku kemudian mengejar korban dengan meneriakinya jambret.

“Namun saat korban pergi lalu dirinya dikejar kelompok tersangka dengan diteriaki jambret,” kata Gatot, Senin (9/8/2021).

Para pelaku mengejar korban sampai di Kawasan Gedung Mawar, Jalan Dr Radjiman, Solo.

“Sampai di lokasi pengeroyokan pertama, korban dipukuli secara bergantian oleh kelompok tersangka itu.

Setelah puas, melakukan pengeroyokan, para pelaku membawa korban di tempat kejadian pertama awal, yakni di depan SMA Al Islam, Solo.

Kebetulan saat itu, pihak kepolisian Polsek Serengan sedang melakukan patroli di kawasan tersebut.

Polisi lalu mendatangi dan mengamankan korban dari para pelaku.

Tak hanya itu, para pelaku juga melakukan pengrusakan terhadap mobil patroli milik Polsek Serengan.

“Mobil patroli ditendangi oleh kelompok tersangka yang mengakibatkan pintu samping kiri rusak,” imbuhnya.

7 pelaku ditangkap

Saat ini, polisi telah mengamankan tujuh pelaku, sedangkan tiga lainnya masih dalam pengejaran.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni dua unit mobil, 12 sepeda motor.

Kemudian, beberapa pakaian pelaku serta ponsel.

“Alhamdulillah pada malam hari kita berhasil menangkap beberapa pelaku.”

“Kemudian besok pagi dan siangnya berhasil kita tangkap lagi sebanyak tujuh orang pelaku,” ujar Gatot.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana di Muka Umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.(montt/shaf/red)

Barrier Gate