Kelima Anggota DPRD Labura Tengah Asyik Dugem, di Hotel Antariksa, Diringkus Satres Narkoba Polres Asahan

Kelima Anggota DPRD Labura Tengah Asyik Dugem, di Hotel Antariksa, Diringkus Satres Narkoba Polres  Asahan
Kelima Anggota DPRD Labura Tengah Asyik Dugem, di Hotel Antariksa, Diringkus Satres Narkoba Polres Asahan • sn/red

Selecta News, Asahan- Kelima Anggota DPRD Labuhanbatu Utara (labura) teringkus tengah asyik dugem di masa PPKM level 4 di hotel "Antariksa" Kisaran, Asahan pada Sabtu, 7 Agt 2021, dinihari.

Teringkusnya 5 Anggota DPRD Labura itu, bersama 12 orang lainnya ketika itu kepolisian sedang melakukan razia PPKM di wilayah hukum Polres Asahan Sumatera Utara.

Kasat Satnarkoba Polres Asahan, AKP Nasri Ginting mengatakan, pihaknya dalam razia PPKM itu kita mengamankan 17 orang.

Laporan dari anggota saya ada 17 orang yang kita amankan, diantaranya ada 5 orang anggota DPRD Labura masih aktif," ujar Nasri saat di konfirmasi terkait teringkusnya anggota Dewan wakil rakyat tersebut, Senen 9 Agt 2021.

di Hotel Antariksa, Diringkus Satres Narkoba Polres Asahan

"Sambung Nasri, dari ke 17 orang itu, 14 orang diantaranya positif menggunakan narkoba dari hasil test urine bagi mereka yang teringkus malam itu di Hotel Antariksa," katanya.

"Setelah dinyatakan positif narkoba dari hasil test urine ke 14 orang itu. Walaupun begitu, kita belum tahu siapa saja dari mereka yang sebagai anggota dewan wakil rakyat itu," jelas Nasri kepada awak media.

"Meskipun positif tapi barang bukti narkoba berupa pil ekstasi tidak ada ditemukan. Namun menurut dugaan barang bukti habis ditelan,"katanya.

Tapi saat diburu beberapa kalimat pertanyaan, terkait anggora dewan itu, Nasri menjawab, berdasar informasi dua diantaranya yang teringkus malam itu berinisial N dan JS.

Ketua DPRD Labura, Haji Indra Surya Bakti Simatupang mengatakan dapat dipastikan 5 anggota dewan yang terjaring dari razia PPKM di Hotel "Antariksa" Kisaran.

Dapat diketahui sejak sore hari Ketua
DPRD Labura, bersama rombongan
terdiri dari anggota DPRD maupun pimpinan partai sudah tiba Makopolres Asahan.

Namun, sekira pukul 21.00 Wib, baru diperkenankan untuk menemui teman mereka yang terkait masalah hukum yang terjaring razia PPKM di Hotel Antariksa, selain juga diduga menggunakan narkoba jenis pil ekstasi.

Usai menyenguk rekan mereka selama kurang lebih 30.menit, H. Indra sempat ngomong sama wartawan mengatakan lima anggotanya ditangkap saat dugem, Setelah dikonfirmasi dengan kelima rekannya, Indra baru memastikan berita yang sudah beredar.

"Iya saat itu mereka bersalah, dengan begitu kita sangat prihatin," ujar Politisi Partai Golkar itu.

Menurut informasi tidak ada agenda kerja anggota dewan tersebut ke daerah Kisaran Kab. Asahan.

Mereka khusus datang ke Hotel tersebut untuk dugem Ketika ditanya identitas kelimanya, Indra menjawab, sudah sesuai dengan pemberitaan di media.

Dari 5 anggota itu adalah Jamal Samosir
(Ketua Fraksi Hanura Labuhanbatu Utara), M. Ali Borkat. (Ketua DPC PPP Labura), Khoirul Anwar Panjaitan (Fraksi Golkar)Giat Kurniawan (Anggota DPRD PAN), Pebrianto Gultom (Anggota Partai Hanura).

Dalam keterlibatan menyangkut hukum bagi ke 5 Anggota DPRD Labuhanbatu Utara, Ketua Indra Surya Bakti Simatupang, dengan santai dia bilang belum bisa mengambil langkah selanjutnya sebab azas praduga tak bersalah.

"Kita menunggu hasil proses hukum dan penanganan kita serahkan sepenuhnya dengan penyidik," pangkas Indra.(shaf / zie)

Barrier Gate

Berita Terkait