Bobby Himbau Masyarakat Patuhi Prokes 5M, dan Sukseskan Program Pemerintah Pelaksanaan Vaksinasi

Bobby Himbau Masyarakat Patuhi Prokes 5M, dan Sukseskan Program Pemerintah Pelaksanaan Vaksinasi
Bobby Himbau Masyarakat Patuhi Prokes 5M, dan Sukseskan Program Pemerintah Pelaksanaan Vaksinasi • sn/red

Medan, Selecta News- Pemerintah telah menetapkan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari 15 Kab/Kota di luar Pulau Jawa dan Bali.

Oleh karena itu, Walikota Medan. Bobby Nasution mengimbau seluruh masyarakat Medan untuk bersama sama meningkatkan protokol kesehatan dengan mematuhi 5M

Bobby sampaikan hal itu seusai acara apel kesiapan Vaksinator tambahan
yang berlangsung di Mapolda Sumut, lalu dilanjutkan dengan rapat PPKM Darurat Sabtu, 10 Juli 2021.

Sambungnya, inti dari PPKM Darurat untuk meningkatkan prokes 5M dapat disosialisasikan dan dipatuhi oleh masyarakat. Selain itu Pemerintah Kota (Pemko) Medan, juga terus melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) agar pelaksanaan berjalan lebih efektif.

"Menurutnya, betapa pentingnya prokes terhadap masyarakat, justru itu pemerintah kota Medan ingin memastikan prokes benar-benar berjalan efektif. Untuk itu, kita mengimbau warga masyarakat agar hindari kerumunan juga mengurangi mobilitas," kata Bobby.

Dikatakannya, tidak hanya itu, bahwa Pemko Medan, Senen, 12 Juli 2021, (hari ini) akan melakukan penyekatan pada lima pintu masuk kota Medan atau berbatasan langsung dengan Kab. Deli Serdang.dan.

Kota Binjai, termasuk lima titik di pusat kota Medan yang bertujuan mengurangi mobilitas warga masuk kota Medan maupun bagi masyarakat di dalam kota Medan itu sendiri.

"Tadi malam sudah mulai diberlakukan penyekatan, dibilang Bobby Nasution, baik dipintu masuk atau pada inti kota Medan
sendiri.

Disisi lain Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi turut mengapresiasi langkah cepat yang diambil Walikota Medan, Bobby Nasution, dalam upaya mata rantai penyebaran pandemi Covid 19.

Langkah itu diantaranya lakukan penyekatan daerah juga pembatasan kegiatan baik formal maupun non-formal dan juga pembatasan operasional, seperti pusat perbelanjaan dan restoran.

Oleh karena itu, Gubernur himbau masyarakat untuk mentaati semua peraturan yang telah ditetapkan tersebut.

"Diminta masyarakat untuk mematuhi semua peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah tetap jaga protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid 19, khususnya varian D," imbau Gubsu.

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ. Panca Putra S, MSi dalam arahannya pada apel kesiapan Vaksinator tambahan tenaga 4.934 tim medis mengatakan, upaya telah diambil dalam rangka pencegahan penyebaran wabah pandemi Covid 19 di- wilayah Sum.Utara.

Untuk itu, dilakukan operasi yustisi dalam memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa menjaga diri adalah paling utama dalam menghindari Covid 19.

Keterkaitan dengan itu dilakukan operasi penegakan hukum tentang ketaatan pelaku usaha untuk dapat mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro zona merah dan orange di wilayah Sum Utara, kata Panca.

"Langkah lainnya bagaimana kita mempercepat vaksinasi Covid 19, terhadap masyarakat kita melakukan penambahan tenaga Vaksinator di wilayah Sumut.

Target untuk masyarakat yang di vaksin di Sumut sebanyak 9.400.118 orang, karena itu kita harus kerjasama mensukseskan program pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi di wilayah Sumatera," ajak Kapolda Panca.(shaf/zie)

Barrier Gate

Berita Terkait