Ketiga Oknum Polisi Sedang Pesta Sabu Pada Rumah Kosong, Digrebek Warga. Sangat Memalukan Citra Polisi

Ketiga Oknum Polisi Sedang Pesta Sabu Pada Rumah Kosong, Digrebek Warga. Sangat Memalukan Citra Polisi
Ketiga Oknum Polisi Sedang Pesta Sabu Pada Rumah Kosong, Digrebek Warga. Sangat Memalukan Citra Polisi • sn/red

Selecta News, Labuhan Batu-Sungguh memilukan hati dan membuat malu dengan mencoreng muka sendiri, jelasnya merusak citra polri, karena ulah tiga oknum polisi yang menikmati narkotika jenis sabu akhirnya digrebek warga setempat.

Saat itu, si tiga oknum polisi gunakan sabu-sabu di rumah kosong persisnya di jalan kantor PLN lama Desa Sei Sakat, Kecamatan Panai Hilir
Labuhan Batu, Sumatera Utara, pada
Kamis lalu, ketiganya masih bertugas pada Mapolres Labuhan Batu, sebelum di pecat atas kasus yang terjadi.

Rekam jejak yang dihimpun informasi warga masyarakat Sei Berombang Kac.Panai Hilir dikala itu, warga lakukan operasi tangkap tangan (0TT), yang biasa juga dilakukan si oknum polisi itu. Namun saat ini warga yang melakukan operasi langsung menggrebek rumah kosong itu, ditemukan ketiga oknum polisi lagi asyik yang diduga tengah pesta sabu- sabu.

Ketiga oknum polisi yang ditangkap warga berinisial, SP anggota Polsek Panai Tengah, dan dua oknum anggota Sat Polair Sei Berombang, Lab.Batu. Sedangkan dua oknum anggota Sat Polair lainnya sempat kabur untuk hindari penggrebekan warga.

Pesta Sabu Pada Rumah Kosong, Digrebek Warga. Sangat Memalukan Citra Polisi

Saat digrebek warga diperoleh sejumlah barang bukti berupa 9 plastik transparan, pipet, satu bungkus rokok, dan mancis. Lalu, ketiga oknum dan barang bukti yang digunakan mereka diboyong ke Polsek Panai Hilir dikota Sei Berombang, Lab.Batu Sum. Utara.

Kapolres Labuhan Batu, AKBP. Deny Kurniawan, SIK,SH ketika dimintai tanggapannya sembari mengatakan, kasus ini masih dalam penanganan pihak seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), Polres setempat.

"Artinya, kata Kapolres Deny Kurniawan, sudah ditangani Propam anggota polisi yang diduga menggunakan sabu dan akan diproses sesuai peraturan Undang-Undang kode etik kepolisian dan tetap sanksinya sangat berat,"ujarnya.

AKBP Deny saat ditanyakan ancaman kepada para oknum, dia menambahkan,

jika terbukti bersalah, maka ancaman pemecatan.(shaf/zie)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait