Satreskrim Polres Tapteng Tangkap Pembunuh Pekerja Bangunan di Mela II Tapteng

Satreskrim Polres Tapteng Tangkap Pembunuh Pekerja Bangunan di Mela II Tapteng
Satreskrim Polres Tapteng Tangkap Pembunuh Pekerja Bangunan di Mela II Tapteng • sn/red

Selecta News,Tapteng- Tim petugas khusus PolresTapanuliTengah (Tapteng) bergerak cepat memburu pelaku pembunuh pekerja bangunan di.Madina dari warga Mela, Kab.Tapteng, Sumatera Utara.

Anggota Polres Tapteng, begitu peroleh informasi, bahwa pelaku ATJ (28) warga Jalan Sudirman Kota Sibolga langsung terjun ke TKP dan menangkap pelaku di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumut,

tanpa perlawanan lalu memborgol kedua tangannya, Senen kemarin.

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy didampingi Waka Polres Kompol. H. Rohkmat, Kasat Reskrim, AKP Sisworo dan PJU Polres Tapteng, dengan dihadiri awak media yang berunit dalam konferensi pers di Mapolres Tapteng psda Rabu, 23 Des, . 2020, semalam.

"Terkait dakam kasus pembunuhan pada 18 Desember 2020 lalu, di Desa Mela II, korban diketahui bernama O'o Zisokhi Lahagu als pak Darman (38), warga Dusun IV, Desa Mela II Kecamatan Tapian Nauli. Sejak kejadian itu pelaku ATJ sempat melarikan diri, namun berselang berapa hari dan berkat kerja keras anggota kita, akhirnya pelaku dapat kita tangkap," ujar Kapolres AKBP Nicolas Dedy.

Selanjutnya Tim Inafis Polres Tapteng bersama personel Polsek Kolang telah melakukan olah TKP, "Dari olahTKP kondisi mayat diketahui ada luka dibagian kepala," jelas
AKBP Nicolas Dedy.

Sementara dari penyisiran di lokasi kejadian oleh Tim Inafis telah temukan petunjuk barang bukti dugaan korban tewas akibat penganiayaan.

"Selain Tim Inafis juga menemukan minuman tuak suling, sandal diduga milik tersangka sekitar 35 meter dari tempat kejadian peristiwa pembunuhan.dan tepatnya di dasar jurang.

Tim juga menemukan senjata tajam dan diduga keras sebagai alat yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban," lanjutnya.

Usai olah TKP, lalu Kapolres AKBP Nicolas menyerukan semacam perintah kepada Kasat Reskrim segera membentuk tim khusus (Timsus) untuk memburu tersangka yang kini sudah diketahui identitasnya.

"Soal pembentuk tim terbagi 3 (tiga) karena diduga kuat tersangka usai melakukan aksi keberadaannya pada tiga lokasi, untuk Tim I di Padang Sidempuan, Sedangkan Tim II Kab. Tapanuli Utara, dan Tim III Kab.Mandailing Natal (Nadina)," tambahnya, Saat pemburuan tersangka telah membuahkan hasil.

"Awalnya diketahui keberadaan tersangka
dari informasi yang memberi petunjuk ada di daerah Madina. Maka polisi dengan Timsus III langsung dipimpin Ipda Dian, bergerak cepat dan segera menangkap tersangka di salah satu daerah tanpa perlawanan," ucap Kapolres Tapteng, Anggota menangkap tersangka di kebun sawit milik PT. RRM.

Motif pembunuhan, tersangka menghabisi
korban O'o Zisokhi Lahagu, karena sakit hati. Dari pengakuan tersangka mereka sama-sama bekerja dj lokasi tersebut, dan selama itu komunikasi antara mereka tidak baik dan puncaknya malam itu tersangka memutuskan untuk melenyapkan korban usai minuman keras.

Saat aksi tersangka dengan menggunakan
senjata tajam jenis Kelewang yang sudah dipersiapkan lebih awal sebelum beraksi. Tersangka mengekskusi korban dari arah belakang dengan cara menebasnya.

Tersangka AJT di depan awak media akhirnya menyesali perbuatannya, Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria pekerja bangunan ditemukan tewas mengenaskan dengan kepala mengeluarkan darah dan terkapar di sebuah bangunan yang berada di Desa Mela II, Kec.Tapian Nauli, Kab.Tapteng Sum.Urara, pada Jumat, 18 Des 2020 lalu.

Mayat tubuh korban awal kali ditemukan pemilik bangunan yang berniat hendak mengantarkan makan siang.

Penyidik Polres Tapteng dalam proses
pemeriksaan terhadap tersangka stas perbuatan dijerat dengan sangkakan pasal berlapis dengan pasal 340 sebagai pasal primer dan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara.(shaf/zie/red)

Iklan Center 970x90