Polda Sumut Gelar Pemusnahan Narkotika Hasil Tangkapan September Hingga Oktober 2020

Polda Sumut Gelar Pemusnahan Narkotika Hasil Tangkapan September Hingga Oktober 2020
Polda Sumut Gelar Pemusnahan Narkotika Hasil Tangkapan September Hingga Oktober 2020 • sn/red

Selecta News, Medan- Dalam jumlah skala besar, narkotika berbagai jenis hasil tsngkapan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Rabu 11/11, pagi, dimusnahkan di halaman Dit Reserse Narkoba Polda Sumut, Kegiatan pemusnahan narkoba, diawali Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, MSi didamping Wakapolda Sumut, Brigjen Pol DR Dadang Hartanto, MH, SiK, Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Atrial, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Robert Da Costa, Tim Labfor Polda Sumut dan Pejabat Utama juga para ASN Polda Sumut.

Pemusnahan itu dipimpin Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, sebelumnya barang bukti ratusan kilo sabu-sabu, ribuan butir pil ekstasi dan puluhan kilo daun ganja kering.

Tapi, saat hendak dibakar terlebih dulu diperiksa
Tim laboratorium forensik (labfor) Polda Sumut, Kompol Debora Hutagaol dan Iptu Fani.

Kemudian dilanjutkan dengan pembakaran/ dimusnahkan barang haram narkotika sebanyak itu, oleh Kapolda, dengan cara menggunakan mesin incesenerator.

Narkotika berbagai jenis itu dalam jumlah skala besar, menurut Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, dari ungkapan sebanyak 31 kasus, dengan jumlah tersangka 53 orang, bahkan dua tersangka diantaranya terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan peluru timah panas karena hendak melawan petugas saat mau ditangkap dan itupun sempat ditangani para medis di RS Bhayangkara Medan, namun tak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dunia, katanya, Jumlah barang bukti.

Narkotika yang dimusnahkan tersebut, sanbung Martuani, dalam kurun waktu September hingga Oktober 2020, dengan rincian data narkotika jenis sabu seberat 151,71 Kg, Pil ekstasi sebanyak 58.241 butir dan ganja kering seberat 81,71 Kg.

"Para tersangka sebagai pemilik barang haram narkotika tersebut, dijerat pasal 111 ayat (2), atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009, tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 Tahun dan paling lama 20 Tahun," pungkasnya.(shaf/zie)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait