Ketua Umum Bhayangkari Ingatkan Para Isteri Siswa dan Siswa Polwan Inspektur Polisi Angkatan 49, Dukung Suami Dalam Jalani Tugasnya

Ketua Umum Bhayangkari Ingatkan Para Isteri Siswa dan Siswa Polwan Inspektur Polisi Angkatan 49, Dukung Suami Dalam Jalani Tugasnya
Ketua Umum Bhayangkari Ingatkan Para Isteri Siswa dan Siswa Polwan Inspektur Polisi Angkatan 49, Dukung Suami Dalam Jalani Tugasnya • sn/red

Selecta News, Jakarta- Diselenggarakan giat pembekalan Ketua Umum Bhayangkara 04 Setukpa, bagi para isteri siswa dan siswa Polwan, juga peserta didik dalam rangka penutupan pendidikan SIP Angkatan.ke-49 TA 2020, secara virtual melalui zoom Meeting, Jumat, 26/9.

Acara dihadiri, 1.Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Fitri Idham Azis.2.Ketua Bhayangkari Gabungan 04 Lemdiklat Polri Ny. Niken Arief Sulistianto
3.Pembina Bhayangkari, Cabang 04 Setukpa Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SiK, M.Hum. 4.Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Ny.Tasha Mardiaz.5. Pengurus Bhayangkari 04 Setukpa. 6. Isteri dan Polwan peserta Didik SIP Angkatan ke-49 TA 2020.

Awali Kata pengantar pembekalan Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Ny. Tasha Mardiaz menerangkan bahwa "dimasa pandemi Covid 19, tidak menjadi penghalang silaturahmi walaupun secara virtual,kegiatan penbekalan seperti ini, merupakan kegiatan positif dan rutin dilaksanakan setiap tahun dan sangat bermanfaat bagi Isteri dan Polwan Calon Perwira Polri untuk bekal dan tauladan saat bertugas baik. bagi keluarga dan masyarakat,"terangnya.

Dilanjut arahan dan pembekalan Ketua Bhayangkari Gabungan 04 lemdiklat, Ny Niken Arief Sulistyanto dengan tema, "Bhayangkari siap mendukung tugas suami sebagai Perwira Polri yang berkarakter Kebhayangkaraan dan pemimpin garis depan unggul memiliki integritas," sebut Ny Niken.

Kebhayangkaraan yang dimaksud adalah 12 karakter Polri (Beriman, Cinta Tanah Air, Demokratis, Disiplin, Kerja keras & Cerdas, Profesional, Sederhana, Empati, Jujur & ikhlas, Adil, Teladan dan Berintegritas.

Tugas suami dijalan, Bhayangkari harus bisa mendukung yang benar dalam bertugas bukan membebani suami. Metamorphosis dari isteri Bintara menjadi isteri Perwira harus mengikuti semua peraturan yang ada dan menjadi teladan dimanapun berada serta mendampingi suami dalam melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara.

Ketua Bhayangkari Gabungan 04 lemdiklat Ny. Niken Arief Sulistyanto, diakhiri arahannya menegaskan, prinsip seorang Bhayangkari
itu harus modern yang artinya bisa mengikuti suami dalam situasi apapun sesuai di era perkembangann saat ini dan jadilah seorang Bhayangkari yang dapat berguna bagi keluarga, lingkungan sekitar, agama dan bangsa."adapun puncak sacara pembekalan hari ini.

Bersamaan dengsn itu pula, Ketua Umum Bhayangkari Ny. Fitri Idham Azis, juga berkenan memberikan arahannya, beliau mengangkat tema, "Bhayangkari unggul dalam Era beradaptasi kebiasaan baru," jelasnya.

Selanjutnya arahan Ny. Fitri Idham Azis menyampaikan, apresiasi dan terima kasih yang sebesar- besarnya pada Ketua Bhayangkari Gabungan 04 lemdiklat Ny. Niken Arief Sulistyanto dan Ketua Bhayangkari Cabang 04 Setukpa Ny. Tasha Mardiaz telah yang mampu mewujudkan acara ini terlaksana dengan baik dan lancar, walaupun dalam masa pandemi Covid 19 saat ini. paparnya.

Ny. Fitri Idham Azis, menyampaikan rasa syukur kehadirat Allah SWT karena para peserta didik SIP Angkatan Ke-49 dapat menjalani pendidikan dengan baik dan sukses ditengah situasi yang penuh kesulitan hingga saat pelantikan yang dilaksanakan, Senin, 28 September 2020 besok.

Dengan semangat Bhayangkari untuk mendukung para suami dalam menjalankan tugasnya karena menjadi Bhayangkari
sebagai pilihan dan kebanggaan, tetap jujur dan sederhana, tetaplah menjadi Bhayangkari yang rendah hati, mampu menjaga nama baik
suami, organisasi dan keluarga, selain harus bisa menggali potensi diri kita masing- masing dan turut juga mengembangkannya, Bhayangkari harus smart, kuat dan kreatif mampu mengatur waktu antara kegiatan Bhayangkari dan keluarga, tidak lupa tugas utamanya sebagai isteri juga ibu dari putra-putrinya, mengembangkan hubungan keluargaan yang harmonis saling asah asih asuh sesama Bhayangkari diseluruh Indonesia.

Mampu mengambil peran membantu tugas suami melalui organisasi Bhayangkari. Lalu diakhir arahannya Ketua Umum Bhayangkari mengingatkan, "kifa tidak bisa menghindari anggapan orang lain, tapi kita punya hati yang harus bisa kita kendalikan," harapnya.

Dengan penuh semangat dan antusias para peserta yang hadir dalam mengajukan, pertanyaan pada sesi tanya jawab, selain itu
juga ditayangkan materi atribut seragam Bhayangkari.

Marilah kita tetap menjalani hidup sehat
dengan mematuhi protokol kesehatan dengan baik dan benar," ujarnya kepada awak media. (leo.siagian/shafwan)

Iklan Center 970x90