Operasi Yustisi Digelar Dalam Rangka Razia Masker, Kapolda Sumut Turun langsung Monitor

Operasi Yustisi Digelar Dalam Rangka Razia Masker, Kapolda Sumut Turun langsung Monitor
Operasi Yustisi Digelar Dalam Rangka Razia Masker, Kapolda Sumut Turun langsung Monitor • sn/red

Selecta News Medan- Razia digelar dalam rangka 'Operasi Yustisi' dilancarkan bersama unsur TNI, Polri dan Pemerintah diperkirakan sejumlah 100 personil.

Dalam pelaksanaan tersebut, turun langsung meninjau Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin, MSi memonitor personil yang bertugas dalam operasi itu, Senen 14 Sept 2020.

Dalam pelaksanaan razia gelar operasi yustisi dibagi menjadi 4 titik seputaran Jalan
Lapangan Merdeka Kota Medan.

Kapolda Martuani terkait pelaksanaan
itu ikut turun langsung dalam razia masker di lapangan Merdeka Medan, hingga meninjau ke stasiun KA Medan, mulai dari Loket hingga ruangan tunggu keberangkatan penumpang kereta api Orang nomor 1 Polri Sumatera Utara itu bilang,razia masker ini dilancarkan hari ini untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Corona virus di Sum.

Utara," kita melibatkan seluruh elemen baik dari unsur TNI, Polri maupun Pemerintah di Sumut yang secara serentak dilaksanakan operasi yustisi," jelas Irjen Pol Martuani Sormin.

Ditambahnya, nanti setiap pelanggar akan
dikenakan sanksi dan denda bervariasi mulai dari sanksi sosial berupa tindakan fisik dan dilakukan sidang yang dipimpin pihak Kejaksaan yang nantinya KTP akan diberlakukan penahanan selama 3 hari, dan untuk tempat usaha yang tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan akan diberikan sanksi untuk menutup usaha sementara.

"Sanksi denda uang akan disosialisasikan
lagi," sebut Kapolda sembari dibilangnya, dengan harapannya dilaksanakannya razia masker dalam operasi yustisi semoga dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan ditengah pandemi Covid 19 yang masih merebak penyebaran yang menelan korban, semoga apa yang dilaksanakan akan dapat menekan jumlah korban yang terpapar Covid 19," harapnya.

"Dengan begitu saya harapkan masyarakat
patuh bukan karena takut akan sanksi atau denda yang diberikan, namun akan takut terpapar Covid 19, sehingga masker dan anjuran protokol kesehatan lainnya itu sudah menjadi hal yang diharuskan memakai masker dalam beraktivitas, dan jangan ada alasan lupa ataupun lainnya," kata akhir tutup gelar operasi yustisi oleh, Kapolda Martuani.(shaf/zie)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait