Tragedi Aksi 5 Oknum Prajurit TNI AL Tersangka Perusakan Mako Polsek Ciracas

Tragedi Aksi 5 Oknum Prajurit TNI AL  Tersangka Perusakan Mako Polsek Ciracas
Tragedi Aksi 5 Oknum Prajurit TNI AL Tersangka Perusakan Mako Polsek Ciracas • sn/red

Selecta News, jakarta-Kelima oknum TNI AL yang ikut terlibat dalam aksi melakukan perusakan Mako Polsek Ciracas Jakarta Timur (Jaktim) sudah ditetapkan sebagai tersangka, ungkap Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom), Mayjen TNI Eddy Rate Muis kepada awak media, Minggu, 6 Sept 2020.

"Para saksi angkat bicara saat diambil keterangannya oleh tim penyidik mengatakan, yang bersangkutan yakni, 5 (kelima oknum TNI Angkatan Laut (AL) itu memang benar ikut dalam rombongan dan melakukan pelemparan,"papar Eddy saat dihubungi Minggu kemarin.

Namun demikian, Eddy belum dapat penjelasan secara rinci, apa saja yang dilemper oknum TNI AL tersebut.

"Kelima tersangka yang ikut melakukan perusakan, belum dapat dia jelaskan. Ketika itu, berbicara hanya kelima oknum TNI AL itu dijerat pasal 406 KUHPidana, tentang perusakan," lanjutnya.

Dalam penetapan 5 anggota TNI AL sebagai tersangka itu hasil pemeriksaan yang dilakukan Puspom TNI AL dan Angkatan Udara (AU).

Dari 7 (tujuh) orang diperiksa, ternyata 5 personel TNI diluar matra angkatan darat
yang ikut melakukan perusakan.

"Dari hasil pemeriksaan sementara Polisi Militer AL dan AU terdapat 7 orang oknum prajurit, yakni dari AL ada 5 prajurit, dan AU ada 2 personel. Sedangkan yang ditetapkan ada 5 oknum prajurit sebagai tersangka. (kelimanya dari matra) AL," sebut Eddy.

Walau begitu, TNI masih mendalami tragedi perusakan Polsek Ciracas Jakarta Timur, oleh sejumlah prajurit oknum TNI.

Informasi terakhir yang diperoleh ada 8 oknum anggota TNI dari matra Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL) di sekitar lokasi kejadian "Komposisi gimana, berapa dari darat, beraps dari laut, sedangkan data yang masuk kemarin ada 1 orang oknum prajurit TNI Angkatan Udara dan 7 orang dari oknum prajurit TNI Angkatan Laut,"kata Danpuspom,Mayjen TNI Eddy Rate Muis saat konprensi pers di Pusat Polisi Militer Angkatan Darat, Kamis 3 Sept 2020.

Diperoleh keterangan para saksi ditemukan barang bukti berupa foto. Namun begitu, TNI masih mendalami keterlibatan 8 anggota prajurit TNI AL dan TNI AU tersebut.

"Dengan 8 anggota prajurit diluar TNI AD,

hal tersebut didasari keterangan para saksi,
lalu terduga dan selama pemeriksaan dia menyebutkan, nama-nama, ada juga dalam foto oknum prajurit ini terpampang," ujar Eddy.

"Pasca penyerangan Makopolsek Ciracas baru sebatas 8 orang ketika itu berada disekitar TKP, lalu keterlibatannya bagaimana, kita tunggu hasil lanjut pemeriksaan," sebut Eddy.(leo.s/shaf)

Iklan Center 970x90