Penerapan Pergub Sejalan Dengan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia

Penerapan Pergub Sejalan Dengan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia
Penerapan Pergub Sejalan Dengan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia • sn/red

Selecta News, Medan- Dalam pencegahan dan pengendalian virus Corona (Covid 19), di provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah diterapkan Pergub Nomor 34/2020 dan sudah ditanda tangani Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Senen 10 Agustus 2020, sebagai peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan guna mendukung peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan arahan dan petunjuk protokol kesehatan, terutama pada masa adaptasi kebiasaan baru, sehingga kita lupa wabah pandemi masih mengancam kita bahkan dunia.

Penerapan Pergub sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang, Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan pengendalian pandemi Covid 19.

Demikian hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Irman Oemar usai mendampingi Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang mengikuti rapatn koordinasi khusus tingkat Menteri mengenai Inpres No 6 Tahun 2020 di Posko Gugus Tugas Covid 19 SumutJalan Sudirman Medan, Kamis 13 Agt 2020. Pertemuan itu dihadiri Pangdam I/ Bukit Barisan, Mayjen TNI Irwansyah dan sejumlah OPD Pemprov Sumut.

Pergub sudah mencakup aturan atau
pedoman untuk perlindungan kesehatan perorangan perlindungan kesehatan warga masyarakat serta pedoman bagi pelaku usaha atau pengelola maupun penyelenggara tempat atau fasilitas umum.

Perlindungan kesehatan perorangan maupun individu diwajibkan menggunakan alat pelindung diri berupa masker. Perlindungan kesehatan masyarakat dengan sosialisasi, edukasi dan penggunaan berbagai media informasi mengenai pemahaman Covid 19.

Dengan demikian, "sanksi yang akan diberikan berupa teguran lisan, tertulis, kerja sosial, denda administratif dan penghentian atau penutupan sementara penyelenggara usaha.

Namun, penerapan sanksi akan dilakukan
secara bertahap. Juga mengenai denda, dikatakan Iman, besaran denda diatur sesuai dari masing- masing daerah."

Pemprov Sumut menurutnya, telah menetapkan dengan fokus tiga kawasan dalam penanganan pandemi Covid 19 yakni, Medan, Binjai, Deliserdang. Dengan tiga kawasan itu dipilih lantaran jumlah penularan Corona virus Disease 2019, wabah pandemi Covid 19, cukup tinggi.

Lalu kemudian dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara tiga Kepala Daerah yang disaksikan oleh Gubernur Sumut.

"Sosialisasi bersama akan dilakukan dalam penegakan hukun bersama termasuk sarana dan prasarana kesehatan bersama dengan menyiapkan kuburan khusus Covid 19 yang dilakukan secara bersama.

Jadi nanti tidak hanya di daerah Simalingkar, juga akan ditambah di dua lokasi lagi," ujar Irman Oemar.

Awalnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah memaparkan ada beberapa poin penekanan Inpres Nomor 6.Tahun 2020, diantaranya para Kepala Daerah dari mulai Gubernur hingga Bupati dan Walikota diminta untuk meningkatkan sosialisasi secara masif penerapan protokol kesehatan.

Rapat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, Panglima TNI HadinTjahjanto, Wakil
Kepala BIN Teddy Lhaksmana Widya Kusuma, Wakil Polri Gatot Eddy Pramono serta para Kepala Daerah seluruh Indonesia. (humas/shaf-zie).

Iklan Center 970x90

Berita Terkait