Wiranto Sebut Indonesia Siaga Darurat Cegah Penyebaran Virus Corona

Wiranto Sebut Indonesia Siaga Darurat Cegah Penyebaran Virus Corona
Wiranto Sebut Indonesia Siaga Darurat Cegah Penyebaran Virus Corona • kd-bayu

Selecta News-Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) wiranto menilai antisipasi penyebaran virus corona di Indonesia sudah pada tahap siaga darurat. Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus tersebut.

Wiranto mengatakan salah satu caranya dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap wabah virus corona. Dengan begitu, Wiranto berharap penyebaran virus bernama Covid-19 tak meluas di Indonesia.

“Kita hindari status tanggap darurat. Jadi intinya meminta partisipasi masyarakat agar virus ini tidak menyebar,” kata Wiranto di kantornya, Jakarta, Senin (17/2).

Lebih lanjut Wiranto menyebut hingga saat ini belum ada kasus positif mengidap Covid-19 di Indonesia. Hal senada disampaikan Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto yang menyebut pihaknya telah memeriksa 104 spesimen dari 39 rumah sakit di 19 provinsi dan tak menemukan satupun positif virus corona.

“Sehingga alhamdulillah sampai sekarang negatif yang terjangkit virus corona,” kata Yurianto.

Kementerian Kesehatan sendiri terus memantau secara aktif orang-orang yang memiliki gejala dan riwayat kontak dengan terduga pengidap virus corona. Selain itu, pemerintah memperkuat pengawasan di bandara dan pelabuhan.

“Sistem ini yang kami kuatkan seperti deteksi suhu tubuh, pemberian health alert card, dan siapapun yang lintas batas dari Tiongkok ke Indonesia,” kata Yurianto.

Hingga Senin (17/2), korban meninggal akibat kasus Covid-19 di Tiongkok mencapai 1.770 orang. Angka itu meningkat 105 orang dibanding hari sebelumnya dengan jumlah kasus baru mencapai 2.048.

Dengan tambahan kasus baru tersebut, secara total jumlah kasus corona di Negeri Panda yang dilaporkan mencapai 70.548. Lebih dari 94% kasus baru berada di provinsi Hubei, wilayah yang diduga menjadi pusat konsentrasi wabah.

Sedangkan di luar Tiongkok, ada lima korban meninggal akibat virus corona, antara lain berasal dari Taiwan, Filipina, Hong Kong, Jepang, dan Perancis. Dengan demikian, total meninggal dunia akibat corona mencapai 1.775 orang.(sn/kd-bayu)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait