BNNP NTB Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai 3 M

BNNP NTB Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai 3 M
BNNP NTB Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai 3 M • ndi-rtr

Selecta News- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, berhasil mengungkap jaringan pengedar narkoba jenis sabu lintas Provinsi, Sabtu (4/1/2020). Dari pengungkapan tersebut, BNNP NTB mengamankan 2 kg sabu dengan nilai Rp3 milyar dan 3 orang pelaku.

Kepala BNN Provinsi NTB, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra, menjelaskan bahwa pihaknya berhasil mengamankan pelaku di tempat kejadian perkara, di Jalan Raya Senggigi, Kacamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat.

Ketiga pelaku, yakni inisial RR (32) warga Provinsi Aceh, inisial FF (27) warga Kabupaten Sumbawa Barat dan BHA (19) warga Sekarbela Kota Mataram.
“Ketiganya kita amankan di wilayah hukum Lombok Barat,” katanya, di Kantor BNNP NTB, Senin (6/1/2020).

Selain pelaku, kata dia, barang bukti yang diamankan berupa sabu dan 6 paket bungkus plastik transparan berisikan narkotika jenis sabu/metamfetamin dengan berat diperkirkan 2 kg, satu buah koper warna coklat, satu unit telepon genggam merek Samsung warna putih, satu unit HP merek Vivo warna hitam, satu unit HP merek Samsung warna hitam, satu unit HP merek Oppo A5S warna biru, satu unit HP Nokia warna hijau, satu unit Sepeda Motor Honda Scoopy warna merah hitam nopol DK 6021 AB dan timbangan digital.

“Kesemuanya saat ini sudah diamankan di Kantor BNNP NTB guna menjalani pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Dijelaskan dia, pengungkapan jaringan narkoba itu, berawal dari informasi masyarakat, dimana akan ada transaksi narkoba jenis sabu yang dibawa oleh pelaku RR menggunakan pesawat dari Aceh dan akan diserahkan kepada pemesan, yakni pelaku FF di Mataram.

Kemudian anggota melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku bersama barang bukti narkoba tersebut di pinggir jalan raya Senggigi.

“Setelah menemukan sasaran, lalu kita geledah dan menemukan barang bukti tersebut dan kita amankan,” tegasnya menambahkan.

Atas perbuatan itu, ketiga pelaku dikenakan Pasal 114 (2) atau Pasal 112 (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman, pidana mati, pidana penjara seumur hidup, pidana penjara minimal 6 tahun atau maksimal 20 tahun.(sn/ndi-rtr)

Iklan Center 970x90