Jaringan Peredaran Narkoba, Seorang Pelaku Terpaksa Ditembak, karena Hendak Melawan Petugas

Jaringan Peredaran Narkoba, Seorang Pelaku Terpaksa Ditembak, karena Hendak Melawan Petugas
Jaringan Peredaran Narkoba, Seorang Pelaku Terpaksa Ditembak, karena Hendak Melawan Petugas • Humas polrestabes medan

Selecta News, Medan- Dalam rangkaian operasi dibeberapa tempan, personil satuan narkoba polrestabes medan, berhasil menggagalkan peredaran sabu 10 kilogram dan pil ekstasi 5.500 butir, yang akan diedarkan di kota Medan.

Operasi dilancarkan personil Satuan Narkoba Polrestabes Medan, dibeberapa tempat dimana petugas berhasil menangkap 9 orang pelaku terlibat dalam jaringan peredaran narkoba tersebut, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddizon menjelaskan, dari 9 orang.

Orang pelaku yang ditangkap, seorang dari mereka tewas ditembak karena " pelaku MY" saat itu hendak melawan, sehingga petugas terpaksa berikan tindakan tegas, kata Johnny Eddizon, Senin 3/2/2020.

Di rumah sakut Bhayangkara, didampingi kasat narkoba AKBP Sugeng Riyadi, di mana orang nomor satu kepolisian Medan memaparan, para pelaku yang ditangkap berasal dari jaringan pengedar narkoba yang berbeda.

Masing-masing jaringan memiliki jalur berbeda dalam mengirim Narkoba ke kota Medan.

"Para pelaku sudah terdeteksi berasal dari 4 jaringan pengedar narkoba, seperti dari Malaysia, Aceh dan Medan.

Sedangkan menurut, Johnny pada wartawan, pintu masuk mereka juga beda-beda ada dari Aceh, ada juga dari Riau dan lainnya. Masalah sindikat peredaran narkoba ini masih terus kita dalami," ujarnya.

Mereka yang tertangkap saat ini, hanya 8 orang pelsku dan kini masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasusnya.

Pelaku telah dipersangkakan dengan Undang-Undang Nomor, 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup maupun hukuman mati dan denda Rp 1 Miliar.(shaf/zie)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait