Langkah Cepat Cegah Perjudian, Polresta Tangerang Bekuk Tiga Orang

Langkah Cepat Cegah Perjudian, Polresta Tangerang Bekuk Tiga Orang
Langkah Cepat Cegah Perjudian, Polresta Tangerang Bekuk Tiga Orang • a2si

Selecta News- Satuan Tugas (Satgas) Anti Judi Polresta Tangerang bergerak cepat mencegah meluasnya praktik perjudian pada Pilkades Serentak.

Selasa (26/11/19), Satgas membekuk 3 orang terkait judi pilkades. Ketiganya adalah K (48) dan T (53) warga Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang serta SB (43) warga Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti.

Langkah Cepat Cegah Perjudian

"Ketiganya kami tangkap di salah satu showroom motor di Desa Sumur Bandung saat mengepul uang," kata Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi, Rabu (27/11/19).

Ade menerangkan, ketiga tersangka memiliki peran berbeda. Menurutnya, tersangka K berperan sebagai pengumpul uang taruhan dari pemasang judi pilkades, tersangka SB berperan sebagai saksi dan dijanjikan mendapat bagian sepuluh persen dari uang kemenangan judi.

Cegah Perjudian, Polresta Tangerang Bekuk Tiga Orang

"Sedangkan tersangka T perannya sebagai orang yang bertaruh. Tersangka T ini bertaruh Rp10 juta untuk salah satu calon di desa itu," ujar Ade.

Ade menjelaskan, penindakan itu merupakan bagian dari upaya mencegah praktik judi di ajang Pilkades.

Menurutnya, tindakan tegas diharapkan membuat orang yang hendak berjudi pada Pilkades mengurungkan niatnya.

Selain itu, kata Ade, perjudian pada Pilkades juga berpotensi mengganggu keamanan. Sebab yang kalah judi, ujarnya, bisa saja tidak terima lalu membuat keonaran.

"Ini baru 1 yang bertaruh, sudah berani pasang Rp10 juta. Bayangkan kalau banyak. Makanya kita cegah dan bertindak cepat," terangnya.

Ade menyampaikan, peristiwa itu terungkap bermula saat anggota yang sudah diterjunkan ke desa untuk pengamanan sedang melakukan patroli. Kata Ade, anggota kemudian mendapat informasi dari salah satu warga bahwa akan terjadi praktik judi.

Ade melanjutkan, anggota kemudian mendalami informasi itu termasuk melakukan penyelidikan tertutup atau menyamar. Hasilnya, kata dia, tim berhasil membongkar praktik judi dan mengamankan para tersangka berikut barang bukti uang tunai Rp10 juta.

Ade memastikan akan terus mendalami kasus itu. Dia pun menegaskan, terus memantau potensi perjudian Pilkades di desa-desa lain.(sn/a2si)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait