Kabinet Jilid ke II, Jokowi Pilih Menteri Berkualitas Mampu Tingkatkan SDM

Kabinet Jilid ke II, Jokowi Pilih Menteri Berkualitas Mampu Tingkatkan SDM
Kabinet Jilid ke II, Jokowi Pilih Menteri Berkualitas Mampu Tingkatkan SDM • Jakarta

Jakarta, Selecta News- Kabinet kerja jilid II Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus mampu
melaksanakan kerjanya pada posisi bidangnya. Karena para Menteri merupakan pembantu presiden. Untuk itu, Presiden Jokowi memilih menteri yang mampu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.

"Presiden RI, Jokowi sudah tentu memilih pembantunya (Menteri) yang memiliki keahlian di bidang pendidikan yang juga paham dan pernah menangani masalah peningkatan mutu pendidikan dan pembangunan kapasitas
SDM dalam menghadapi tantangan global pasca modern saat ini, " ungkap

pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina.

Menteri itu juga harus memiliki integritas, sambung Totok, tidak pernah terindikasi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Senada itu juga disampaikan pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina, Andreas, mereka itu harus benar-benar mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) , Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.

Selain itu, Menteri adalah pembantu di- Kabinet kerja presiden Jokowi, harus memahami betul tentang karakteristik dan potensi bangsa Indonesia, katanya.

Menteri Kabinet 2019- 2024, menurutnya harus memahami tantangan dan hambatan untuk mengubah karakter bangsa.

Karenanya Menteri pada Kabinet Jilid II Presiden Jokowi nantinya memiliki orang visioner dan mengetahui peluang-peluang dimasa depan untuk membawa Indonesia lebih maju.

Pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilihan Umum Joko Widodp (Jokowi) dan Ma'ruf Amin akan dilantik Minggu, 20 Okt 2019, di Gedung Nusantara I MPR/DPR-RI.

Setelah pelantikan Presiden dan Wakil Prediden, akan diumumkan Menteri Kabinet baru yang diisi kalangan profesional dan milenial.

Dan Jokowi belum memastikan berapa orang yang akan masuk di Kabinet pada jilid II ini, hanya yang dipastikan Jokowi akan ada perwakilan orang Papua.(shaf/leo.s-iwan)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait