Kapolri Beri Penghargaan Empat Kepala Kepolisian ASEAN
Jakarta, Selecta News- Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan memberikan penghargaan dari pemerintah Indonesia kepada empat Kepala Kepolisian ASEAN dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina di Gedung PTIK Jakarta, Rabu (14/2) besok.
Penghargaan itu diberikan atas kinerja bersama kepolisian Indonesia dan keempat kepala kepolisian ASEAN dalam rangka menangani berbagai masalah kamtibmas hingga penyelesaian penanganan kejahatan transnasional.
Demikian dikemukakan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Selasa (12/2) siang.
Dikatakan, sebelumnya pada Selasa malam, Kapolri dan pejabat utama Mabes Polri akan melakukan jamuan makan malam bersama dengan empat Kepala Kepolisian ASEAN tersebut di Gedung Prometer Polda Metro Jakarta.
Ada beberapa agenda yang akan dibahas Kapolri bersama para kapolri negara sahabat itu, di antaranya masalah narkotika.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kerja sama police to police antara Polri dengan kepolisian negara sahabat selama ini sudah berjalan cukup baik. Seperti dengan Kepolisian Taiwan, kerja sama yang baik menghasilkan pengungkapan 1 ton sabu di Cilegon, Banten, pada tahun 2017 lalu.
Selanjutnya Polri juga terus menggalang kerja sama dengan kepolisian Hong Kong, Malaysia, dan Singapura yang semuanya telah fokus menuntaskan persoalan kambitmas secara regional sampai internasional.
Begitu juga hubungan Polri dengan Kepolisian Malaysia yang cukup erat. Polri dan Polisi Diraja Malaysia beberapa kali bekerja sama mengungkap kasus tidak hanya narkotika, tetapi kasus lainnya, seperti penculikan warga negara Malaysia di Batam.
"Kerja sama terus kita kembangkan dengan kepolisian negara-negara sahabat, karena narkotika ini bukan hanya persoalan Indonesia, tetapi juga sudah menjadi persoalan regional dan persoalan internasional," ujar Tito.
Penghargaan
Sementara itu, Kapolri juga akan memberikan penghargaan kepada tim Satgassus Polri dan Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kombes Suwondo Nainggolan dan Kombes Herry Heryawan yang mengungkap 240 kg sabu di Dadap, Tangerang.
"Seperti biasa untuk pengungkapan besar saya berikan reward dan sebaliknya bagi yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi tegas, sehingga diharapkan mereka berlomba-lomba meraih prestasi," ujarnya.
Sebagaimana diketahui Polri terus meningkatkan pengungkapan kejahatan narkotika mulai dari penemuan barang bukti sekecil apapun hingga membongkar bandar besarnya.
Mengingat peredaran narkoba di Indonesia sudah meluas sampai ke pelosok hingga diperlukan keseriusan dan kecepatan aparat untuk menuntaskan termasuk kepedulian masyarakat di mana pun berada agar tidak segan melaporkan jika mengetahui atau menemukan adanya transaksi atau peredaran narkoba di wilayahnya.
Khusus penanganan narkoba di wilayah Polda Metro selain mengembangkan dari hasil pengungkapan kasus di lapangan, juga bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi setempat dan instansi terkait melaksanakan patroli rutin dengan menggelar razia secara acak dan mendadak pada sejumlah tempat hiburan yang disinyalir rawan peredaran benda terlarang itu.(sn/jas-sp)
