Kapolri Ungkap Anggotanya Sebulan Tak Sadarkan Diri Setelah Dikeroyok Pesilat Hingga Tengkorak Pecah

Kapolri Ungkap Anggotanya Sebulan Tak Sadarkan Diri Setelah Dikeroyok Pesilat Hingga Tengkorak Pecah
Kapolri Ungkap Anggotanya Sebulan Tak Sadarkan Diri Setelah Dikeroyok Pesilat Hingga Tengkorak Pecah • Wartakota

Selecta News-"Saya nguwongke (menghargai) anggota dari PSH Terate. Tetapi apa yang terjadi?"

Pengangguran, Bomber Kartasura Sering Minta Uang ke Orang Tua untuk Beli Peralatan Elektronik

"Anggota saya dianiaya, sampai saat ini kritis!" seru AKBP Uri dengan suara meninggi di Mapolresta Solo, Kamis (9/5/2019) sore, dikutip dari awak media Jateng.

Dia menegaskan akan melakukan penegakan hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

"Kami akan bergerak terus dan kami akan terus kejar sampai dapat. Lebih baik menyerahkan diri," tegasnya.

• Ini Daftar Lokasi Lihat Bulan dan Urutan Proses Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1440 Hijriah

AKBP Uri Nartanti menjelaskan, kericuhan kelompok PSHT dengan Winongo bermula dari tersebarnya informasi bernada provokasi di media sosial.

"Jadi ini akibat provokasi antar- kubu melalui medsos," terangnya.

Provokasi yang dimaksud berupa beredarnya video aksi penghapusan tulisan STK di pembatas jalan di wilayah Tunggangan, perbatasan Tirtomoyo-Jatiroto) pada Selasa (7/5/2019) malam.

• Tak Yakin Empat Pejabat Nasional Jadi Target Pembunuhan, Fadli Zon: Jangan Mengalihkan Isu!

STK atau Sedulur Tunggal Kecer merupakan sebutan lain PSH Winongo.

Dalam rekaman amatir itu, tiga pria berjaket PSH Terate menghapus tulisan STK sembari meneriakkan umpatan.

Video tersebut memancing pergerakan massa PSH Winongo.

Berdasar informasi dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Wonogiri, terdapat sekitar 500 orang berkumpul di rumah Ketua PSH Winongo Ranting Tirtomoyo, Setiawan alias Ngekngek.

Mereka meminta kepolisian mengusut kasus tersebut sekaligus memproses pelaku.

Kemudian sekitar pukul 23.30 WIB, terjadi pemukulan anggota PSHT berinisial WD (13) oleh sekelompok pemuda tak dikenal di sekitar Pasar Jatiroto, Wonogiri.

• Asal Mula Senjata yang Diduga Diselundupkan Soenarko Versi Kuasa Hukum

Kejadian itu diviralkan beberapa netizen yang mengatasnamakan anggota PSHT melalui media sosial Facebook, Rabu (8/5/2019).

Intinya, PSHT kalah jumlah oleh PSH Winongo sekaligus ajakan untuk aksi susulan.

Ajakan itu menggerakkan sekitar 5.000 orang anggota PSHT Solo Raya dan beberapa wilayah di Jawa Timur.

• Mantan Kasum TNI: Saya dan Soenarko Sudah Siap Enggak Bisa Masuk Surga karena Berjuang demi Negara

Mereka merusak Tugu Lambang Organisasi PSHW Ranting Ngadirojo dan Sidoharjo, malam harinya.

Massa kemudian berpindah ke wilayah Slogohimo.

Mereka berpapasan dengan rombongan Polres Wonogiri yang mengimbau untuk membubarkan diri.

• Jokowi Lebaran di Jakarta, Lalu Mudik ke Solo Setelah Open House di Istana

Pada saat yang sama, AKP Aditia Mulya sempat terpisah dengan rombongan personel yang berpatroli.

Dia yang mengenakan pakaian sipil berada sekitar 200 meter dari lokasi rombongan Polres Wonogiri, tepatnya di kawasan SPBU Sudimoro.

Tiba-tiba, AKP Aditia dikeroyok sejumlah orang.(wk/tnc/sn)

Iklan Center 970x90