Kapolri Jenderal Tito Mendapat Ancaman Bom Molotov, Ini yang Akan Dilakukan Siber Bareskrim

Kapolri Jenderal Tito Mendapat Ancaman Bom Molotov, Ini yang Akan Dilakukan Siber Bareskrim
Kapolri Jenderal Tito Mendapat Ancaman Bom Molotov, Ini yang Akan Dilakukan Siber Bareskrim • TribunNews

Selecta News-"Setelah dilakukan pemeriksaan dia mengakui dia merekam dan menyebarkan. Statusnya saat ini sudah tersangka," ucap Argo.

Atas perbuatannya, Ina dijerat Pasal berlapis, yakni:

Pasal 104 KUHP, Pasal 110 jo Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI no 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan badan.

Video tersebut berisi orang-orang yang berdemonstrasi dengan berteriak-teriak dan ada satu orang yakni Hermawan Susanto (HS) yang meneriakan ujaran ancaman akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo.

Untuk diketahui, polisi telah menetapkan Hermawan Susanto sebagai tersangka menyusul aksi pengancaman terhadap Jokowi.

Ancaman pemenggalan kepala Jokowi itu disampaikan Hermawan saat ikut berdemonstrasi di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jumat (10/5).

Dalam kasus ini, polisi akhirya menangkap pemuda itu saat bersembunyi di rumah kerabatnya di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019).

Atas perbuatannya itu, Hermawan dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan diduga melakukan perbuatan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden.(tnc/sn)

Iklan Center 970x90