Polisi Mengungkap Penyimpanan Satwa Dilindungi

Polisi Mengungkap Penyimpanan Satwa Dilindungi
Polisi Mengungkap Penyimpanan Satwa Dilindungi • Istimewa

Medan, selecta news.-Tim penyidik subdit IV Ditreskrimsus polda sumut, berhasil mengungkap kepemilikan satwa yang dilindungi disalah satu perumahan jalan KL Yos sudarso No. 5 Lingk. I kelurahan mabar,ke camatan medan deli,kota medan sumatera utara.

Sementara dalam penggerebekan tersebut, polisi gagal melakukan penangkapan tersangka robbi (37) karyawan PDAM Tirtanadi belawan.

Konon dijelaskan Direktur Krimsus polda sumut, Kombes Rony samtama, tersangka masih diburon.

Namun, tak luput pula polisi meringkus seorang pekerja tersangka Adil Aulia (28) warga jalan KL Yos sudarso No. 5 kel. Mabar kec. Medan deli, kota medan, sumatera utara. Jelasnya dalam paparan, selasa pagi,26 Februari 2019 di depan kantor ditkrimsus polda sumut, medan.

Barbut diamankan. Hasil pengungkapan tersebut,polisi mengamankan barang bukti (barbut) berupa 5 ekor burung kakaktua raja,5 ekor burung kesturi raja nuri kabare,1 ekor burung rangkong papan enggang papan (Bucerus Bicornis), 1 ekor burung kakaktua maluku, 1 ekor burung kakaktua jambul kuning,3 ekor juvenil burung kasuari klambir ganda.

Dari keseluruhan barbut burung satwa dilindugi, berdasarkan harga pasaran total sekitar RP. 500 juta,jelas Ditkrimsus polda sumut. Dikatakan, satwa itu ditemui dikediaman tersangka robby, berkat informasi masyarakat sekitarnya, dikabarkan kota medan sebagai transit penjualan ke luar negeri, sementara pelaku pemain lama dan diperolehnya dari Indonesia Timur,yakni papua dan maluku, hanya seekor burung rangkong papan dari sumatera.


Para tersangka dapat dijerat pasal 21 ayat (2) huruf a, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun, denda RP. 100 juta, sesuai pasal 40 ayat (2) undang-undang Negara RI Nomor 1990, tentang konsevasi sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistem.(shaf/fauzie)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait